Translating:

Kamis, 11 Agustus 2011

KISAH RASULULLAH S.A.W. DAN PENGEMIS YAHUDI BUTA

KISAH RASULULLAH S.A.W. DAN PENGEMIS YAHUDI BUTA

Ada seorang pengemis berbangsa Yahudi buta yang selalu duduk di suatu sudut pasar Madinah Al-Munawwarah. Apabila ada orang yang mendekatinya, dia selalu berpesan, "Wahai saudaraku janganlah kau dekati Muhammad. Dia itu orang gila, pembohong dan tukang sihir. Apabila kalian mendekatinya kalian akan dipengaruhinya." Walaupun si Yahudi buta ni selalu mencaci dan memburuk-burukkan Rasulullah SAW, namun Baginda tetap mendatanginya setiap pagi dengan membawa makanan tanpa berkata sepatah pun. Rasulullah SAW menyuapi makanan yang dibawanya kepada pengemis itu walaupun pengemis itu selalu berpesan agar tidak mendekati orang yang bernama Muhammad. Rasulullah SAW melakukannya hingga baginda wafat. Setelah Baginda wafat, tidak ada lagi orang yang membawakan makanan setiap hari kepada pengemis Yahudi buta tersebut. 



Pada suatu hari, Abu Bakar r.a berkunjung ke rumah Aisyah r.a. Beliau bertanya kepada Aisyah, "Anakku,adakah sunnah kekasihku yang belum aku kerjakan?" Aisyah r.a menjawab, "Wahai ayahku, engkau adalah seorang ahli sunnah. Hampir tidak ada satu sunnah pun yang belum ayah lakukan kecuali satu sunnah sahaja," 

"Apakah itu?" Tanya Abu Bakar r.a. "Setiap pagi Rasulullah SAW selalu pergi ke hujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang berada di sana," Kata Aisyah r.a.. 

Keesokan harinya Abu Bakar r.a pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk diberikannya kepada pengemis itu. Beliau mendatangi pengemis itu dan memberikan makanan kepadanya. Ketika Abu Bakar hendak menyuapinya, si pengemis itu marah sambil berteriak, "Siapa kamu??!" Abu Bakar menjawab, "Aku orang yang biasa mendatangimu." 

"Bukan!! kamu bukan orang yang biasa mendatangiku!" jawab si Yahudi buta itu. "Apabila dia datang kepadaku, tidak susah tangan ini memegang dan tidak susah mulut ini mengunyah. Orang yang biasa mendatangiku itu selalu menyuapiku, tetapi terlebih dahulu dihaluskan makanan tersebut dengan mulutnya sendiri dan setelah itu baru ia diberikan kepadaku," tambah pengemis tersebut. 

Abu Bakar r.a tidak dapat menahan air matanya, dia menangis sambil berkata kepada pengemis itu, "Aku memang bukan orang yang biasa datang kepada mu, aku adalah salah seorang dari sahabatnya. Manusia yang mulia itu telah tiada lagi. Dia adalah MUHAMMAD RASULULLAH." 

Setelah pengemis buta itu mendengar cerita Abu Bakar r.a dia pun menangis dan kemudian berkata, "Benarkah demikian? Selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya dan Baginda tidak pernah memarahi aku walau sedikit pun. Dia mendatangi ku dengan dengan membawa makanan setiap pagi, alangkah mulianya..."Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya mengucap syahadah di hadapan Abu Bakar r.a..

(Aku langsung nangis ketika pertama kali baca cerita ini. Betapa baiknya Baginda Rasulullah, betapa mulianya. Betapa beruntungnya umatmu ya Rasulullah. ;)
sumber : qalbu165

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More